Laporan Praktikum Kimia : Kepolaran


Sifat Kepolaran Senyawa
Laporan Praktikum yang dilakukan pada hari Senin tanggal 11 November 2019





I.   Tujuan
       Siswa mampu memahami sifat kepolaran senyawa.

II.  Landasan Teori
       Senyawa kovalen adalah senyawa yang terjadi antara unsur-unsur nonlogam dengan unsur-unsur nonlogam melalui penggunaan elektron bersama. Senyawa-senyawa kovalen umumnya memiliki ikatan yang kurang kuat dibandingkan senyawa-senyawa ion.Senyawa-senyawa kovalen juga memiliki titik didih dan titik cair rendah.

Perbedaan keelektronegatifan dan bentuk molekul yang tidak simetri pada senyawa kovalen mengakibatkan senyawa tersebut memiliki sifat polar. Pada senyawa kovaken polar tejadi pengkutuban, artinya ada bagian yang bersifat lebih negatif dan ada bagian yang bersifat lebih positif. Senyawa kovalen polar memiliki kekuatan ikatan antarmolekul yang lebih besar dibandingkan senyawa kovalen nonpolar.Hal ini juga mengakibatkan senyawa kovalen memiliki titik didih dan tinggi cair yang lebih tinggi.

a) Ciri - Ciri Senyawa Polar
1. Dapat larut dalam air dan senyawa polar lain.
2. Memiliki kutub (+) dan (-) akibat tidak meratanya distribusi elektron.
3. Memiliki pasangan elektron bebas (bila bentuk molekul diketahui) atau memiliki perbedaan keelektronegatifan.


b) Ciri - Ciri Senyawa Non-Polar
1. Tidak larut dalam air dan senyawa polar lain.
2. Tidak memiliki kutub (+) dan (-) akibat meratanya distribusi elektron.
3. Tidak memiliki pasangan elektron bebas (bila bentuk molekul diketahui) atau memiliki keelektronegatifan sama.



III. Alat dan Bahan
1. Buret
2. Corong












3. Gelas beaker












4. Penggaris plastik












5. Statif dan klem












6. Air









7. NaCl









8. Glukosa









IV.   Analisa Data
        AIR
saat buret dibuka ,air yang mengalir pada buret akan di dedekatkan dengan penggaris yang telah digossokan pada rambut kering .Ternyata, air yang semula lurus menjadi belok ke arah medan listrik/ke arah penggaris yang telah digosokan para rambut, ini karena molekul air memilika 2 atom h dan 1 atom o yang berarti ikatan kovalen polar. 
ANALISNYA:
Senyawa air memiliki 2 atom h dan 1 atom o. Pada atom h memiliki elektron valensi 1 sedangkan atom o memiliki elektron valensi 6.maka senyawa ini membentuk 2 ikatan kovalen tunggal dan memiliki pasangan elektron bebas sehingga air digolongkan senyawa polar

          Larutan gula 
Larutan gula terdiri atas C6H12O6,ketika keran buret dibuka air yang mengalir tersebut  didekatkan juga oleh penggaris yang sudah digosokan dengan rambut maka bermuatan listrik, ternyata larutan gula tersebut dibelokkan, berarti larutan gula tersebut bersifat polar.
ANALISINYA:
Larutan gula terdiri dari C6H12O6 yang merupakan senyawa kovalen,jadi glukosa merupakan senyawa polar karena glukosa dapat larut dalam air. 

          Nacl
Saat buret dibuka, larutan nacl mengalir kemudian dibelokkan oleh penggaris yang bermuatan listrik.
ANALISNYA:
jadi nacl merupakan senyawa kovalen polar karena nacl dapat larut dalam air,karena salah satu ciri polar adalah dapat larut dalam air.

V.    Pembahasan
       Melalui praktikum ini, kita dapat mengetahui mana yang termasuk larutan polar dan non polar.




1.      Pada saat larutan NaCl dikucurkan dan didekatkan ke penggaris yang bermuatan listrik aliran nya membelok. Hal ini dikarenakan larutan NaCl larut dalam pelarut polar. Jadi NaCl termasuk senyawa polar.

2.       Air mengalir ke dalam gelas dan didekatkan dengan penggaris bermuatan listrik. Ternyata, aliran air tersebut membengkok. Hal ini dikarenakan molekul air tersusun atas 2 atom hidrogen dan 1 atom oksigen. Atom hidrogen dan atom oksigen berikatan membentuk ikatan kovalen tunggal dan memiliki PEB (pasangan elektron bebas) serta memiliki bentuk molekul yang tidak simetris. Sehingga air termasuk senyawa polar

3.       Pada saat larutan gula mengalir kedalam gelas dan alirannya didekatkan ke penggaris yang bermuatan listrik, ternyata alirannya membelok. Ini terjadi karena air gula dapat larut dengan pelarut polar (air). Jadi, gula termasuk senyawa polar.

VI.     Kesimpulan
            Suatu larutan dapat dikatakan bersifat polar apabila larutan tersebut bereaksi saat didekatkan dengan medan listrik sedangkan suatu larutan dapat dikatakan bersifat non polar apabila larutan tersebut tidak bereaksi saat didekatkan dengan medan listrik.


VII. Daftar Pustaka
https://ululalbab31n.blogspot.com/2014/02/laporan-kepolaran-senyawa.html?m=1

https://nabillabil.blogspot.com/2012/11/kepolaran-dari-suatu-senyawa.html?m=1

http://santikasekolah.blogspot.com/2013/12/laporan-hasil-eksperimen-kepolaran.html?m=1

VIII. Dokumentasi











Disusun oleh kelompok 3
Anggota :
1. Adelia Lily
2. Alika Dara
3. Andi Nasywa
4. Ariella Ilya
5. David Brave
6. Erlanka Ezar














Comments